Lulusan FK UMI Harus Siap Berkompetisi

UNTUK menghadapi gempuran ba­­nyak­nya lulusan dokter, lulusan Fa­kultas Kedokteran Uni­ver­sitas Metho­dist Indone­sia (UMI) harus siap berkom­petisi.

“Banyaknya lulusan dokter dari berba­gai universitas harus dijadikan tanta­ngan. Jadi lulusan dari FK UMI harus siap mem­berikan kinerja yang baik dan siap berkom­petisi,” tegas Dekan FK UMI dr Eka Sa­muel P Hu­tasoit, SpOG saat pengam­bi­lan Sum­­pah Dokter ke-148 yang dilak­sa­na­kan di Aula Istana Koki, Sabtu (6/4).

Dalam mempersiapkan lulusan ung­g­ul itu, lanjutnya, FK UMI pada Juni 2019 mendatang akan meng­ha­dapi proses akreditasi menuju akre­ditasi ‘B’. “Diha­rap­kan doa dan du­ku­ngan dari seluruh pi­hak baik itu rek­torat, dekanat, dosen, para Alumni agar FK UMI Juni mendatang me­raih akreditasi ‘B’, katanya.

Pada pelantikan dipimpin Dekan FK UMI dr Eka Samuel P Hutasoit, SpOG itu sebanyak 63 dokter diambil sumpahnya. Total semua lulusan FK UMI sebanyak 3.824. Pada angkatan ke-148 ini, lulusan terbaik diraih oleh dr Tasya Primadani dengan IPK 3,91.

Rektor Universitas Methodist Indonesia (UMI) Ir Pantas Siman­jun­tak MM dalam sambutannya mengu­cap­kan selamat kepa­da para maha­siswa  yang telah melakukan sum­pah.

“Untuk dokter-dokter muda yang telah disumpah, tantangan ke depan­nya jauh lebih besar. Apalagi era re­formasi 4.0. dengan kemajuan tek­no­logi yang kian pesat,” ujarnya.

Ketua Ikatan Alumni, dr Bulan Si­man­ung­kalit MKes, MM mengajak s­e­luruh dok­­ter muda yang baru di­sum­pah agar be­kerjasama dengan ika­tan alumni untuk memajukan FK UMI.

“Kepada adik-adikku, mari kita kem­ba­likan FK UMI ini ke masa ke­jayaannya yang telah melahirkan ri­buan dokter ung­gul yang telah tersebar di seluruh Indone­sia. Dan itu diperlu­kan kerjasama dan si­nergitas baik antara pihak yayasan, rek­to­rat, dekanat dan para alumni,” ujarnya di­dampingi Ketua Harian dr  Jasura Pinem

Salah satu dokter muda yang diberi ke­sempatan menyampaikan pesan dan ke­­sannya, dr Boy Lides T Tambunan meng­­ung­kapkan suka dan duka selama me­nge­nyam  pendidikan di FK UMI.

Di kampus ini, kita dididik bukan ha­nya pada pendidikan, tapi menjadi dok­ter yang mengedepankan nilai  ke­manusiaan, sesuai profesi dokter. “Te­ri­ma kasih kepada orang tua kami, ka­rena orangtualah yang menjadi san­daran kita saat kami sedang letih, Dan lelah. Karena sesungguhnya doa orangtua yang menjadi jalan penerang bagi kita,” tuturnya.

Mewakili orangtua yakni Elyta Ras Ginting SH, LLM orangtua dr Maya­gita Alloysa mengucapkan terima kasih kepada dosen dan dekanat FK UMI yang telah berkontribusi terhadap capaian kelulusan dokter-dokter baru angkatan ke-148.

Upacara pengangkatan sumpah dokter itu dihadiri di antaranya Dekan FK UMI, dr Eka Samuel P Hutasoit, SpOG, MM, Rektor UMI, Ir Pantas Si­manjuntak, MM, Wakil Dekan I, dr Esther Sitorus, MKed (PA) SpPA, Wakil Dekan II, dr Alexander P Mar­paung MKT, Wakil Dekan III, dr Harry Butar-Butar SpB.

Kemudian, Ka Prodi S Ked, dr Fitriani Lumangga, SpPA, Kaprodi Profesi dr Donal Sitompul, SpKJ, Guru Besar, Prof Dr dr Hadyanto Lim, MKes, SpFK dan Prof Dr dr Thomson P Nadapdap, MS (Epid), dr Putri C Eyanoer, MS Epi, PhD, Ketua MEU dr Maestro Simanjuntak, MKes, anggota Senat dosen dr Laura Siagian, MKed (Neu), SpS, anggota senat dosen dr Jerry Tobing, M Ked (IRL-HNS), SpTHT-KL, Sekretaris Prodi Profesi Dokter dr Endy Julianto MKT, Sekretaris Prodi Sarjana Kedokteran serta Ikatan Alumni dr Bulan Simanungkalit MKes, MM.

sumber: http://harian.analisadaily.com

Leave a Reply